Kebanyakan dari orang Indonesia susah untuk bisa mahir berbahasa inggris. Mengapa demikian? yah, karena sejak lahir kita tidak menggunakan bahasa itu untuk percakapan kita sehari-hari. Apakah ada yang salah? Oh tentu tidak, kemampuan seseorang tidak dapat dinilai dari kemampuan berbahasa inggris saja, namun pasti orang-orang akan heran dan tertegun jika ada sebagian kita yang mahir berbahasa inggris. “Pinter tuh orang bahasa ingrisnya” dan lain-lain ungkapan yang terlontar jika kita menjumpai seseorang yang mahir berbahasa inggris. Lain halnya jika kita terlahir dan hidup di lingkungan yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa percakapan sehari-hari.
Tapi permasalahan utama sekarang adalah bagaimana kita menyikapi bahasa inggris itu untuk digunakan sebagai bahasa modern di tingkat internasional. Walaupun bangga dengan bahasa kita sendiri, namun kita juga tidak akan bisa lari dari bahasa inggris yang merupakan bahasa pergaulan internasional. Kita juga harus bisa menggunakan bahasa inggris sebagai salah satu kemampuan yang merupakan “added value” bagi kita jika ingin bersaing dengan bangsa-bangsa besar di belahan dunia ini. Jangan sampai kita hanya berkutat di seputar bangsa sendiri, namun kita jauh Read the rest of this post