Today is Monday, 6th September 2010

Wisata Kuliner Favorit di Semarang

kulinerAnda kenal dengan Bondan Winarno? ya, dia adalah salah satu presenter favorit di salah satu stasiun TV yang menyiarkan acara wisata kuliner di Indonesia. Apakah anda kenal juga dengan Edy Winarno? Wah…kayaknya namanya hampir sama, menggunakan nama belakang Winarno. Apakah dua orang ini kakak beradik? Apakah dua orang ini masih ada hubungan keluarga? Benar sekali, memang Bondan Winarno dan Edy Winarno masih ada ikatan darah, tepatnya masih sama-sama keturunan nabi Adam, benarkan? :D

Memang berbicara tentang kuliner tidak akan pernah lepas dari Pak Bondan Winarno yang terkenal dengan istilah kata-kata yang sering dilontarkannya seperti “mak nyus..”, “top margotop” dan lain sebagainya. Beliau adalah seorang wartawan senior yang sekarang lebih banyak meluangkan waktunya untuk mempromosikan wisata kuliner yang ada di Indonesia.

Berbeda dengan Bondan Winarno, tentu berbeda pula dengan Edy Winarno, ya, saya adalah seorang dosen Sistem Informasi di salah satu perguruan tinggi swasta terkenal di Semarang, dimana keseharian waktunya lebih banyak  saya luangkan untuk mengajar, blogging, dan menjalankan usaha di bidang game entrepreneur. Kalau Bondan Winarno sudah menjelajahi wisata kuliner di seluruh Indonesia, Edy Winarno mungkin masih menjelajahi dunia kuliner di sekitar Semarang saja, itupun belum semuanya dapat dijelajahi. Dari beberapa tempat di seluruh Semarang, mungkin masih banyak tempat yang belum dikunjungi. Diantara beberapa tempat favorit kuliner yang pernah saya kunjungi adalah wisata kuliner yang ada di beberapa wilayah kota Semarang, berikut adalah sedikit informasi yang mudah-mudahan bisa membantu dan dapat digunakan oleh siapa saja yang membutuhkan referensi wisata kuliner khususnya di kota Semarang.

1. Warung pecel Bu Sumo

(Warung Pecel Mbah Sumo cabang Fatmawati Semarang)

Saya mengenal warung Bu Sumo kurang lebih 18 tahun yang lalu, saat itu pertama kali saya menginjakkan kaki di kota Semarang untuk melanjutkan studi di STM Negeri Pembangunan Semarang. Warung Pecel Bu Sumo waktu itu berada di jalan Kyai Saleh dekat lampu traffic light di perempatan jalan Kyai Saleh.  Saya masih ingat betul sekitar tahun 1991 tersebut saya sering jajan di warung pecel Bu Sumo  setelah lepas pulang sekolah, kebetulan waktu itu saya tinggal indekost di daerah jalan Gergaji. Warung Bu Sumo waktu itu hanya ditangani sendiri oleh Bu Sumo dan keluarganya. Walaupun sederhana namun warung Bu Sumo di jalan Kyai Saleh waktu itu cukup mendapat hati khususnya di kalangan pelajar dan karyawan, terbukti hampir setiap hari selalu ramai dikunjungi oleh para pembeli.

Setelah 18 tahun sudah saya menjadi langganan di Warung Pecel Bu Sumo, sekarang Warung Pecel Bu Sumo sudah memiliki banyak cabang di seluruh kota Semarang. Salah satu cabang Warung Pecel Bu Sumo yang ada di daerah Semarang Timur adalah Warung Pecel Bu Sumo cabang Fatmawati. Warung Pecel ini terletak di sebelah selatan pasar Pedurungan. Pemilik Warung di lokasi ini kebetulan adalah teman saya waktu kuliah bernama Slamet, yang merupakan salah satu anak dari Bu Sumo yang mewarisi bisnis Bu Sumo secara turun temurun. Pernah suatu kali saya tertarik dan mencoba untuk membeli franchise atau waralaba dari usaha ini, namun kata Slamet usaha ini tidak di-franchisekan, hanya dikembangkan dan dikelola secara kekeluargaan, dan hanya pihak keluarga saja yang boleh mengembangkan dan menangani usaha ini. Jadi jika ada yang ingin membuka cabang yang baru harus menjadi bagian dari keluarga ini. Wah, harus menikah dengan anak cucu keturunan Bu Sumo dulu ya? :P

Warung pecel Bu Sumo di jalan Fatmawati merupakan sebuah warung yang sederhana, murah, nyaman, enak dan memiliki pelanggan yang cukup banyak, terbukti pada jam-jam makan baik pagi hari maupun siang, warung pecel Bu Sumo  ini selalu dipenuhi dengan para pembeli yang siap antri menunggu giliran untuk dilayani. Namun perlu diingat, jangan pernah anda untuk mencoba untuk makan malan di tempat ini, karena warung pecel Bu Sumo hanya melayani pembeli dari pagi sampai siang saja. Inilah mungkin trik khusus bagi warung pecel Bu Sumo yang sampai saat ini masih bisa eksis dan masih banyak pelanggannya.

2. Super Sambal (SS) Semarang

Jika anda penggemar masakan yang pedas, nyaman, enak dan harga yang terjangkau  saya merekomendasikan untuk menikmati hidangan masakan yang dihidangkan di Super Sambal. Super Sambal adalah sebuah franchise atau bisnis waralaba yang sudah dikenal diseluruh kota -kota besar di Indonesia. Pertama kali saya merasakan pedasnya sambal masakan di Super Sambal (SS) adalah di kota Gudeg Yogyakarta. Mulai ahun 2007 silam kebetulan saya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi S2 saya di Universitas Gadjah Mada Yogykarta, dan pada tahun itulah saya mulai kenal dengan rasa masakan yang dihidangkan di waralaba tersebut. Secara tidak sengaja saya bersama teman-teman studi di Yogyakarta setiap malam berburu aneka masakan untuk mengisi perut di waktu malam hari. Sebagai anak kost waktu itu saya selalu mencari hidangan masakan yang sesuai selera dan pas di kantong anak kost, maklum karena biaya living kost yang diterima dari beasiswa kadang sudah habis sebelum jatuh tempo tiap bulannya. Suatu saat kami jalan-jalan di jalan Kaliurang dekat kampus UGM dan menemukan warung makan yang cukup ramai dikunjungi oleh anak-anak muda. Didukung perasaan ingin tahu dan ingin mencoba akhirnya kami putuskan untuk masuk dan mencoba ikut menyantab hidangan yang ada. Lama-lama teman-teman banyak yang sering mengajak untuk makan malam di Super Sambal jalan Kaliurang Yogyakarta walaupun kadang kami hanya menyediakan uang yang cukup untuk membeli pecel lele saja. :D

Setelah menyelesaikan studi S2 di Yogyakarta saya merasa senang karena saya juga menemukan tempat makan yang sama yang ada di kota Semarang yaitu Super Sambal yang ada di jalan Majapahit, tepatnya sekitar 200 meter ke arah barat dari perempatan lampu traffic light jalan arteri Soekarno-Hatta dan Fatmawati. Kebetulan Super Sambal (SS) ini baru saja dibuka belum ada 1 tahun ini. Namun dilihat dari jumlah pengunjung rata-rata tiap malam hampir selalu penuh. Ternyata SS sebagai rumah makan kuliner waralaba ini sangat dikenal dan digemari khususnya di kalangan anak muda dan mahasiswa. Namun tidak hanya mereka saja, banyak dari kalangan orang-orang tuapun juga banyak terlihat terutama di waktu malam hari.

Hidangan yang bervariasi, aneka jenis masakan dan sambal yang bisa dirasakan cukup enak dan pedas mampu menarik dan memikat hati para penggemar kuliner yang ada di sekitar tempat ini. Jam buka pun cukup unik yaitu hanya melayani dari jam 11.00 siang sampai jam 22.00 malam. Karena seringnya makan di tempat ini kebetulan mertua saya yang tinggal di Semarang pun kadang-kadang juga minta diantar untuk makan malam di SS Majapahit ini. :)

3. Super Penyet Semarang

Jika anda menginginkan tempat makan yang luas, parkir yang luas dan suasana serta masakan yang beraneka ragam silakan datang dan nikmati hidangan yang disajikan di aneka ragam masakan penyet di Super Penyet jalan Gadjah Mada Semarang. Super Penyet letaknya kurang lebih 1 km dari Simpang Lima ke arah utara dan menempati area yang cukup luas dan bisa melayani ratusan orang dalam sekali makan. Super Penyet merupakan rumah makan di Semarang yang belum lama buka, namun telah menjadi primadona khususnya bagi warga Semarang yang ingin menikmati makan bersama keluarga, rekan dan sahabat-sahabatnya tanpa harus khawatir untuk dilayani dalam waktu yang lama. Jumlah karyawan yang sangat banyak dan sistem pelayanan yang baik ternyata mampu menarik pengunjung yang dapat dilihat dari jumlah mobil dan kendaraan lain yang parkir dan lalu-lalang orang-orang yang selalu silih berganti untuk menikmati menu masakan yang ada di Super Penyet ini.

Pertama kali saya masuk dan merasakan hidangan penyet ala Super Penyet ternyata membuat saya menjadi ketagihan dan selalu ingin menikmati hidangan di tempat ini walaupun hanya 1 minggu sekali. Kebetulan juga saat ini saya sedang menikmati bingkisan promo dari Super Penyet yang memberikan voucher makana gratis setiap 1 minggu sekali selama tahun 2010 untuk jenis masakan tertentu yang ditentukan oleh pihak pengelola Super Penyet.

Aneka masakan dengan ciri khas sambal penyet yang dihidangkan diantaranya adalah ayam goreng, lele goreng, bebek goreng, bakso goreng, tahu dan tempe goreng, telor goreng dan masakan-masakan lain seperti trancam, sayur asam, dan ada satu tambahan menu masakan pelengkap yang paling saya suka yaitu pete goreng :D Semua dihidangkan dalam waktu yang sangat cepat dan pelayanan yang memuaskan. Dilengkapi dengan ruangan khusus ber-AC, toilet dan washtafel yang ada di berbagai tempat sehingga menambah kenyamanan dan kepuasan tersendiri bagi para pengunjung.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat khususnya bagi diri saya sendiri dan bagi orang lain yang menbutuhkan informasi dari beberapa tempat kuliner yang ada di kota Semarang. Selamat mencoba…! pesan saya, jangan lupa kapan-kapan boleh mentraktir saya… :D



2 Comments

  1. Comments  Nana   |  Wednesday, 24 February 2010 at 2:53 pm

    Pak,saya mau tanya, kalau ingin franchaise super sambal hubungi ke mana ya?? atau ada website?? terimakasih.

  2. Comments  Newton Cassion   |  Monday, 31 May 2010 at 8:33 pm

    I wanted to say that it’s nice to know that someone else also mentioned this as I had trouble finding the same info elsewhere. This was the first place that told me the answer. Thanks.

Leave a Reply





 

Welcome to EdyWinarno.Com


Anda ingin SUKSES? silakan klik gambar di bawah ini


Powered by  MyPagerank.Net



























Anda ingin dibuatkan Blog ?


Silakan klik gambar di bawah ini
EDYWIN-BLOG

Tulis Pesan Anda

 

 



Silakan pasang banner saya


Copykan kode HTML ini ke blog anda




webku


MY SELF

"Dosen, blogger dan game entrepreneur. Kegiatan sehari-hari belajar, mengajar dan mencari tambahan ilmu pengetahuan seputar dunia komputer dan informatika".
(Lihat profil lengkap)


Edy Winarno

Create Your Badge







Semarangan












Top