Breadcrumbs
Home / Virtual Private Network (VPN)Virtual Private Network (VPN)
Last Updated on Tuesday, 24 November 2009 04:28 Written by edy winarno Tuesday, 24 November 2009 04:28
Membangun suatu VPN membutuhkan pertimbangan dan pekerjaan yang cukup banyak, termasuk pemrograman dan lain sebagainya. Membangun suatu VPN didasarkan pada dua prinsip, sesuai dengan namanya. Istilah virtual, berarti tidak adanya representasi fisik sebenarnya antara link ke dua site tersebut. Hal ini berarti tidak adanya dedicated link antar ke dua lokasi yang diinterkoneksi tersebut. Sehingga tidak perlu menarik kabel khusus antara ke dua lokasi. Tetapi dengan menggunakan jaringan yang telah ada yang juga digunakan oleh banyak perusahaan yang lainnya. Sehingga term virtual ini timbul dari kenyataan bahwa network ini dibangun di suatu environment yang tidak hanya digunakan untuk keperluan VPN ini.
Istilah private berkatitan dengan istilah virtual. Membangun virtual network di atas infrastruktur yang dapat diakses oleh publik memberikan beberapa implikasi sekuriti. Informasi sensitif tidak ingin dibaca oleh pengguna lainnya yang tak berhak, atau misal oleh kompetitor. Sehingga harus diciptakan suatu mekanisme untuk menjaga informasi tetap bersifat terbatas. Cara satu satunya untuk mencapai sistem ini adalah dengan menggunakan enkripsi, sehingga hanya pihak yang dipercaya saja, yang dapat mengakses informasi. Bagaimanapun juga sistem ini memiliki beberapa implikasi hukum.
Aspek lainnya adalah otentikasi atau identifikasi bila diinginkan, sehingga harus ditentukan cara untuk mengidentifikasikan pihak di seberang VPN yang berkomunikasi. Untuk ini dapat pula digunakan perangkat lunak enkripsi.
Apa yang Dimaksud dengan VPN
VPN dapat digambarkan sebagai sesuatu yang bermakna sebagai alat yang menggunakan infrastruktur jaringan publik, seperti Internet, untuk menyediakan jaringan private, sebagai jaminan untuk mengamankan akses ke aplikasi dan sumber daya jaringan perseroan/perusahaan ke karyawan remote, mitra bisnis, dan pelanggan . Migrasi dari kepemilikan dan networking pribadi jasa tidak bisa dicapai dengan seketika atau secara ke seluruhan.
Bagaimanapun, perusahaan yang memanfaatkan efektifitas biaya dan jangkauan global Internet untuk mengirimkan aplikasi bisnis ke masyarakat merupakan sesuatu hal yang sangat berharga dan akan cepat memperoleh suatu kompetisi yang bermanfaat.
VPNS memungkinkan komunikasi bisnis langsung dengan masyarakat di seluruh dunia dengan leveraging .
Figure Bisnis Komunikasi
Kebutuhan Keamanan.
Dalam tantangan kepercayaan pada sebuah lingkungan terbuka, kita akan menyelidiki kebutuhan-kebutuhan keamanan terlebih dahulu. Keamanan untuk sebuah intranet berdasarkan pada beberapa komponen hardware dan software. Teknologi dan mekanisme khusus akan bervariasi, tetapi apa yang disebut keamanan “kekuatan industri” harus selalu memenuhi lima kebutuhan dasar :
- Kerahasiaan, dengan kemampuan scramble atau encrypt pesan sepanjang jaringan yang tidak aman
- Kendali akses, menentukan siapa yang diberikan akses ke sebuah sistem atau jaringan, sebagaimana informasi apa dan seberapa banyak seseorang dapat menerima
- Authentication, yaitu menguji identitas dari dua perusahaan yang     mengadakan transaksi
- Integritas, menjamin bahwa file atau pesan tidak berubah dalam perjalanan
- Non-repudiation, yaitu mencegah dua perusahaan dari menyangkal bahwa mereka telah mengirim atau menerima sebuah file mengakomodasi Perubahan.
Sepanjang dengan keamanan “industrial-strength”, sebuah intranet juga harus dapat mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan informasi yang berubah termasuk banyak grup pengguna yang tersusun dalam banyak cara pada sebuah basis dinamis. Grup-grup pengguna mungkin termasuk pekerja-pekerja menurut departemen, jabatan, atau lokasi. Grup-grup pengguna lainnya mungkin termasuk anggota beberapa grup pada saat yang sama. Pada waktu yang sama keanggotaan dalam tiap grup berubah secara konstan sebagaimana anggota masuk atau keluar dari grup.
Sebagai tambahan, sebuah intranet harus mengakomodasi informasi dengan bentuk-bentuk berbeda, apakah halaman web, file, atau form lain. Terakhir, sebuah intranet harus mengakomodasi teknologi yang berubah dan sistem informasi kompleks yang bertambah.
(winarnoedy@gmail.com)
Kembali ke halaman utama
Leave a Reply
Silakan pasang banner saya Copykan kode HTML ini ke blog anda
MY SELF
"Dosen, blogger dan game entrepreneur. Kegiatan sehari-hari belajar, mengajar dan mencari tambahan ilmu pengetahuan seputar dunia komputer dan informatika". (Lihat profil lengkap)
Edy Winarno

Create Your Badge
Categories
- Aku dan tulisanku (121)
- Basis Data (5)
- blog (1)
- Dunia Komputer (72)
- Entrepeneurship (12)
- entrepreneurship (3)
- Info Lain (88)
- kriptografi (2)
- Kuliner (5)
- Pemrograman (28)
- Perkuliahan (9)
- Robotika (1)
- Telekomunikasi (1)
Archives
- August 2010 (2)
- July 2010 (2)
- June 2010 (3)
- May 2010 (2)
- April 2010 (15)
- March 2010 (17)
- February 2010 (19)
- January 2010 (30)
- December 2009 (14)
- November 2009 (7)
- October 2009 (12)
- September 2009 (16)
Recent Comments
- edy winarno on LOMBA BLOG TINGKAT MAHASISWA UNISBANK SEMARANG 2010
- Aris on LOMBA BLOG TINGKAT MAHASISWA UNISBANK SEMARANG 2010
- 7 Langkah-langkah untuk Saran atau masukan Website Lebih Baik | Duniamaya.info on Mengenal Charles Babbage sang Bapak Komputer Dunia
- Ship-Free-Viagra-Sam on Quota of my blog has been increased up to 100mb
- Arse on Olimpiade Komputer dan Lomba Desain Grafis
- Percocet-Online-With on Quota of my blog has been increased up to 100mb
- Wellbutrin-Side-Effe on Quota of my blog has been increased up to 100mb
- Generic-Cialis-Cheap on Quota of my blog has been increased up to 100mb
- Order-Tramadol on Quota of my blog has been increased up to 100mb
- Buy-Viagra-In-London on Quota of my blog has been increased up to 100mb



